Tak ada gading yang tak retak
Manusia merupakan
makhluk sempurna yang di dalam tubuhnya terdiri dari zat-zat kimia di antaranya
adalah lipid. Lipid merupakan senyawa kimia yang tidak dapat larut
di dalam air tetapi larut dalam pelarut organik. Lipidpun memiliki
golongan yang sangat berpengaruh pada kehidupan ini antara lain: lemak, lilin
dan steroid.
Lemak adalah satu
di antara 3 zat utama di dalam tubuh setelah karbohidrat dan protein sehingga
disebut makronutrien. Lemak berfungsi melindungi organ-organ dalam
tubuh manusia, meningkatkan gula darah, membentuk sel-sel otak dan mengontrol rasa lapar. Iapun dapat
menguatkan tubuh manusia dari serangan cuaca ekstrim seperti panas dan dingin.
Pada hakekatnya
lemak dan minyak itu sama, yang membedakan hanya wujudnya. Pada suhu kamar atau
ruang (37oC), lemak berwujud padat dan minyak berbentuk cair. Dan
apabila kita mendengar kata lemak maka apakah yang terlintas di pikiran kita?
Pada umumnya mendengar
kata lemak, maka yang terlintas di pikiran kita adalah obesitas
(kegemukan), kolesterol atau penyakit jantung koroner.
Padahal lemak tidak selamanya jahat tergantung sumbernya.
Menurut dr. Vienna
Rossimarina, SpJP (spesialis jantung dan pembuluh darah) bahwa lemak yang aman/sehat untuk dikonsumsi adalah lemak tidak jenuh yang pada umumnya bersumber dari
buah-buahan dan nabati atau tumbuhan kecuali kelapa, seperti lemak/minyak jagung, minyak zaitun,
kacang-kacangan, alpukat, biji-bijian, ikan atau makanan yang mengandung
omega-3. Sedangkan lemak jahat adalah lemak jenuh dan trans. Lemak tersebut
bersumber dari hewan dan olahan suatu industri/pabrik. Lemak jenuh, contohnya keju, mentega, minyak kelapa, daging
merah, dan minyak jelantah (bekas pakai) sedangkan lemak trans seperti produk
kue dan biskuit. Lemak baik akan
meningkatkan kolesterol baik (LDL) dan lemak jahat dapat meningkatkan kolesterol
jahat (HDL). Kolesterol ini termasuk golongan lipid jenis steroid.
Pada tubuh manusia
yang terakumulasi lemak jahat maka darah menjadi kental, lemak tersebut sulit
untuk terurai sehingga terjadi endapan kolesterol yang mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Dinding pembuluh darah menjadi tebal. Hal
tersebut akhirnya darah menjadi kurang elastis dan kental serta memacu kerja
jantung. Dan akhirnya aliran darah menjadi tidak lancar, jantungpun bekerja
lebih cepat dan pada akhirnya tidak
dapat tertolong lagi.
Adapun lipid
golongan lilin adalah zat yang memiliki kemiripan struktur kimia lemak yang
tidak dapat dikonsumsi oleh manusia. Biasanya lilin terdapat pada kulit buah
dan daun tanaman contohnya kulit apel dan daun talas. Jika zat tersebut masuk
di dalam tubuh, lilin tersebut tidak hancur sehingga yang keluarnyapun tetap
dalam bentuk lilin.
Akhir kata jagalah
pola dan menu makan kita, upayakan mengkonsumsi makanan yang sehat (baik) dan halal
karena ia akan menjadi darah daging di
dalam tubuh kita, yang akhirnya mempengaruhi karakter dan perilaku manusia. Sebagaimana
firman Allah yang artinya:
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu." (Q.S.Al-Baqarah: 168)
Inspiratif Bu
BalasHapusTerima kasih pak doktor
HapusLuar biasa, ilmu yg sangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih
HapusMasyaAllah. Penting sekali menjaga pola makan kita yg pasti makanlah makanan sehat dan halal.
BalasHapusSyukuran kanda
HapusMantap bu...serasa belajar biokim kembali..😁🙏
BalasHapusIya dinda biokimia alias kimia kehidupan
HapusTidak selamanya lemak itu jahat...😁😁
BalasHapusBetul sekali dinda
Hapus