Sabtu, 04 Juli 2020

BERSELIMUTKAN KEKUATAN LEMAK (TRIGLISERIDA)

(Sumber: medium.com)

Tak ada gading yang tak retak

             Pada kehidupan ini tidaklah ada yang abadi, tidak ada benda yang dapat bertahan lama meski memiliki kualitas bagus atau luar biasa. Pada saatnya benda tersebut akan rusak sehingga tak layak pakai lagi.  Dan tidak seorangpun yang kuat dapat hidup selama-lamanya, karena pada akhirnya semua akan kembali ke sang Khalik. Tubuh manusiapun akan hancur, terurai oleh mikroba dan bersatu dengan tanah. Innaa lillahi wa innaa ilaihi raji'un.

Manusia merupakan makhluk sempurna yang di dalam tubuhnya terdiri dari zat-zat kimia di antaranya adalah lipid. Lipid merupakan senyawa kimia yang tidak dapat larut di dalam air tetapi larut dalam pelarut organik. Lipidpun memiliki golongan yang sangat berpengaruh pada kehidupan ini antara lain: lemak, lilin dan steroid.

Lemak adalah satu di antara 3 zat utama di dalam tubuh setelah karbohidrat dan protein sehingga disebut makronutrien. Lemak berfungsi melindungi organ-organ dalam tubuh manusia, meningkatkan gula darah, membentuk sel-sel otak dan mengontrol rasa lapar. Iapun dapat menguatkan tubuh manusia dari serangan cuaca ekstrim seperti panas dan dingin.

Pada hakekatnya lemak dan minyak itu sama, yang membedakan hanya wujudnya. Pada suhu kamar atau ruang (37oC), lemak berwujud padat dan minyak berbentuk cair. Dan apabila kita mendengar kata lemak maka apakah yang terlintas di pikiran kita?

Pada umumnya mendengar kata lemak, maka yang terlintas di pikiran kita adalah obesitas (kegemukan), kolesterol atau penyakit jantung koroner. Padahal lemak tidak selamanya jahat tergantung  sumbernya.

Menurut dr. Vienna Rossimarina, SpJP (spesialis jantung dan pembuluh darah) bahwa lemak yang aman/sehat untuk dikonsumsi adalah lemak tidak jenuh yang pada umumnya bersumber dari buah-buahan dan nabati atau tumbuhan kecuali kelapa, seperti lemak/minyak jagung, minyak zaitun, kacang-kacangan, alpukat, biji-bijian, ikan atau makanan yang mengandung omega-3. Sedangkan lemak jahat adalah lemak jenuh dan trans. Lemak tersebut bersumber dari hewan dan olahan suatu industri/pabrik. Lemak jenuh, contohnya keju, mentega, minyak kelapa, daging merah, dan minyak jelantah (bekas pakai) sedangkan lemak trans seperti produk kue dan  biskuit. Lemak baik akan meningkatkan kolesterol baik (LDL) dan lemak jahat dapat meningkatkan kolesterol jahat (HDL). Kolesterol ini termasuk golongan lipid jenis steroid.

Pada tubuh manusia yang terakumulasi lemak jahat maka darah menjadi kental, lemak tersebut sulit untuk terurai sehingga terjadi endapan kolesterol yang mengakibatkan  penyempitan pembuluh darah.  Dinding pembuluh darah menjadi tebal. Hal tersebut akhirnya darah menjadi kurang elastis dan kental serta memacu kerja jantung. Dan akhirnya aliran darah menjadi tidak lancar, jantungpun bekerja lebih  cepat dan pada akhirnya tidak dapat tertolong lagi.

Adapun lipid golongan lilin adalah zat yang memiliki kemiripan struktur kimia lemak yang tidak dapat dikonsumsi oleh manusia. Biasanya lilin terdapat pada kulit buah dan daun tanaman contohnya kulit apel dan daun talas. Jika zat tersebut masuk di dalam tubuh, lilin tersebut tidak hancur sehingga yang keluarnyapun tetap dalam bentuk lilin.

Akhir kata jagalah pola dan menu makan kita, upayakan mengkonsumsi makanan yang sehat (baik) dan halal  karena ia akan menjadi darah daging di dalam tubuh kita, yang akhirnya mempengaruhi karakter dan perilaku manusia. Sebagaimana firman Allah yang artinya:

 Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu." (Q.S.Al-Baqarah: 168)

10 komentar:

SK Fungsional Lektor