Minggu, 24 Mei 2020

Senyawa Kimia Dalam Kehidupan


KONTRAK OKSIGEN KITA DI DUNIA

Fabiayyi 'Aalaa'i Rabbikumaa Tukadzidzibaan...
     
        Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?                  
Kata kontrak identik dengan tempat yang disewakan dan memiliki batasan waktu, tetapi penulis menggunakan istilah ini lebih kepada makna batasan waktu (masa). Allah tidak akan pernah meminta balasan atau bayaran atas apapun yang diberikan selama ini kepada hamba-Nya.  Nikmat yang Allah berikan dalam hidup ini adalah tak terhingga jumlahnya artinya tidak dapat dihitung oleh manusia, di antaranya berupa nikmat kesehatan dan hidup di dunia ini dengan umur yang panjang.  Hidup  manusia   tidak  akan   pernah terlepas dari siklus kimia, mulai dari terbentuknya alam semesta, proses kelahiran, hingga kematian manusia (jasad manusia diurai oleh mikroba menjadi unsur hara di dalam tanah). Senyawa/ zat kimia adalah gabungan dari beberapa unsur yang terikat satu dengan yang lainnya melalui reaksi kimia. 
      Senyawa secara etimologi berasal dari kata se dan nyawa yang artinya satu nyawa/satu kehidupan. Ia dapat diperoleh melalui reaksi pembentukan dan penguraian. Senyawa tersebut terdapat di dalam diri manusia dan lingkungannya  contohnya air (H2O), gula (C6H12O6), lemak (R-COOH), Protein (NH2-CH2COOH)Oksigen (O2) dll.
         Oksigen adalah 2 ikatan unsur (O) yang  disebut juga dioksida,dan di alam selalu dalam bentuk dimolekul. Oksigen dalam bentuk dimer merupakan salah satu  senyawa yang sangat penting dalam kehidupan ini. Semua makhluk hidup membutuhkan oksigen untuk bisa bertahan hidup. Jika kandungan oksigen berkurang maka tanaman akan layu,  air menjadi tidak sehat, lingkungan menjadi tidak kondusif/ nyaman dan manusiapun akan merasa lemas. Di otak supply oksigen sedikit maka seseorang cenderung pelupa. Dan jika satu unsur atau senyawa ini saja yang dicabut oleh Allah dari kehidupan ini maka tidak akan ada kehidupan di muka bumi ini. Demikian pula jika oksigen ini jika dicabut dari tubuh manusia maka manusia akan mati alias tidak bernyawa lagi. Maha besar Allah SWT atas segala kekuasaan-Nya.
          Nyawa adalah pemberi hidup pada badan (manusia, hewan dan sebagainya).(KBBI online). Istilah nyawa dan oksigen sangat berbeda tapi sulit untuk dipisahkan. Seseorang masih bernyawa jika terdapat oksigen di dalam darah yang dialirkan ke otak dan dari otak dialirkan ke seluruh tubuh.(Adrian K, 2018). 
      Demikian pula oksigen dibutuhkan untuk proses pernafasan (respirasi) pada semua makhluk hidup. Pada Tumbuhan karbon dioksida (CO2) bersama dengan air  akan menghasilkan  gula (glukosa) dan oksigen yang dikenal sebagai reaksi fotosintesis. Dan Tempat keluar masuknya (oksigen - karbon dioksida) adalah pada permukaan daun yang disebut stomata. Oksigen yang dikeluarkan oleh tumbuhan akan dihirup oleh manusia melalui paru- paru (alveolus) kemudian masuk ke dalam aliran darah dalam bentuk oksida hemoglobin (HbO). Karbon dioksidapun akan keluar dari tubuh manusia melalui alveoli dan senyawa tersebut akan digunakan lagi oleh tumbuhan untuk membantu proses respirasinya. Jika tidak terdapat gangguan maka siklus oksigen antara manusia dan tumbuhan terjadi secara alami seperti yang telah dijelaskan di atas.
      Proses respirasi pada manusia dapat terganggu dengan adanya infeksi kuman. Beberapa jenis gangguan pada sistem pernafasan manusia seperti Asma, TBC, Asfiksi, Adenoid, Asidosis, difteri, empisema, bronkitis dan pneomonea.  saat ini pneumonialah yang ramai dibicarakan selama tiga bulan terakhir ini. Pneomonia merupakan infeksi peradangan akut di jaringan paru- paru yang disebabkan oleh virus dan berbagai organisme lain seperti bakteri, parasit, jamur dan lainnya.
       Keberadaan organisme tersebut dapat mengganggu pertukaran oksigen di paru- paru sehingga seseorang dapat mengalami kegagalan pernafasan dan akhirnya meninggal. Sudah banyak korban yang berjatuhan di masa pandemi  2019-nCoV (virus corona) ini, tetapi bukan semata disebabkan karena covid-19 tersebut. Namun juga dipengaruruhi faktor kerentanan usia seperti orang tua dengan daya tahan tubuh lemah.(Handayani, 2020). Demikian pula anak- anak yang memiliki sistem imunitas yang belum sempurna dan orang memiliki riwayat penyakit penyerta. Berdasarkan data Jumat(29/5) angka infeksi 25.216, sembuh 6.492 dan meninggal 1520 orang.  Orang yang telah meninggal ini telah habis masa kontrak oksigennya di  dunia ini. Akankah kita masih memiliki masa kontrak oksigen lebih lama lagi di dunia ini?  Wallahu A'lam bish-shawab
         Demikianlah siklus salah satu senyawa kimia dalam kehidupan kita. Siklus tersebut tidak pernah terlihat secara kasat mata dan tanpa disadari oleh manusia. Jika tidak terdapat gangguan atau kerusakan di lingkungan maka semuanya akan  terjadi secara alami dan atas kehendak-Nya. 
     Akhir kata mari kita mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita hingga saat ini terutama nikmat bisa menunaikan tugas menulis pada hari ini

7 komentar:

  1. Subhanallah, betapa pentingnya oksigen dlm kehidupan ini, maka sewajarnyalah kita mensyukuri nikmatNya

    BalasHapus
  2. Luar biasa

    Terima kasih inspirasinya pagi ini bu

    BalasHapus
  3. Maha Besar Allah yg mebciptakan sesuatu denganbtidak sia sia

    BalasHapus
  4. Oksigen, Karunia Allah Swt. untuk manusia yang sering dilupakan. Bila tiada baru dirasakan maknanya.

    BalasHapus
  5. Masya Allah. Banyak ilmu yang belum terjamah.

    BalasHapus

SK Fungsional Lektor